Saturday, May 2, 2009

Dari GERD sampai Miss Tekor.


Bicara Sakit Maag, sering2 menahun maklum biasanya kan orangnya bandel,
sudah tau nggak boleh makan/minum ini itu tapi tetap saja melanggar.
Memang susah, sudah larangannya segudang - makanan yang enak-enak lagi.
Dalam buku Dr. Handrawan Nadesul berjudul Resep Mudah Tetap Sehat,
pada halaman 165 - 176 yang membahas mengenai penyakit Maag, terdapat
aneka larangan, mencakup bukan saja makanan asam/pedas, roti dan mie,
teh dan coklat, sampai pepaya juga (mengandung papaine-pelunak daging).

Akibat bandel itu maka penyakitnya juga bandel nggak hilang2, saya memang
tidak minum alkohol, kopi atau masakan yang pedas2, tapi karena ranjaunya
kelewat banyak, yah kena lagi kena lagi.
Maagnya ini hilang timbul, sesekali bisa hebat seperti saat perjalanan di India.
Di kota Agra, tiba2 ulu hati nyeri luar biasa hebat, sampai2 saya pikir wuah
celaka kena serangan jantung nih - game gue deh di dekat Taj Mahal nih.
Belakangan ternyata ulah si Maag itu juga yang rupanya ngambek karena
kebanyakan kemasukan kare.

Belum lama saya menengok teman sejawat yang sempat dirawat di ICU
karena nyeri ulu hati hebat menembus kebelakang yang khas nyeri serangan
jantung, ternyata sekian hari nginap di ICU itu jantungnya baik-baik saja.

Banyak teman yang menganjurkan di Endoskopi saja, memang dengan di
teropong itu bisa dipastikan apa yang menyebabkan keluhan, apakah
radang, luka ataukah sudah terjadi kanker dan dimana lokasi kelainannya.
Tentu menjalani endoskopi bukan suatu hal yang mengenakkan, kita harus
"menelan" selang plastik berkamera sa-gede telunjuk, siapa sih yang
nggak ciut harus memasukkan monster warna hitam itu kedalam perut.
Teman2 dokter yang sudah pernah di endoskopi membujuk saya, antara
lain Dr. Anastina, SMSnya : Kalau saya boleh berbagi dok, dijalani saja,
sebentar aja koq, nggak sakit lagi, daripada kepikiran terus.
Kalau Dr. Nieng lain lagi SMSnya : saya aja yang cewek berani koq dok.

Tapi tetap saja nggak mempan, sampai di hari Minggu 26 April kemarin,
di suatu pertemuan saya ngobrol dengan teman dokter yang istrinya sudah
sekian tahun lalu meninggal. Saat saya tanyakan sakitnya apa - ternyata
kanker lambung, yang terlambat terdeteksi.
Wah kalo gini mah saya nggak ada pilihan lain dah, harus di endoskopi.

Esoknya, saya memasuki ruang Endoskopi RS Usada Insani, niatnya
mau lihat2 situasi, tempat/peralatan dan nanya2 ke petugas disana.
Kebetulan perawatnya ada, yang dengan sigap menjelaskan prosedurnya:
Mudah dok katanya, makan siang terakhir jam 11.00, jam 14 masih boleh
minum teh manis, setelah itu tidak boleh lagi.
Jam 18.30 sudah tiba disini, dan jam 19 dikerjakan endoskopinya, dengan
sebelumnya diberikan suntikan lewat pembuluh darah supaya tenang.
Endoskopinya bentar koq dok katanya, paling 3 - 5 menit, nggak kerasa
dan setelah terbangun, bisa langsung pulang.

Terakhir si suster nyebut nama-nama dokter senior yang juga pernah
di endoskopi disitu, ada spesialis jantung-kebidanan-penyakit dalam,
sampai mantan direktur sebuah rumah sakit besar.
Komplit dah ngomporin-nya suster ini, bikin saya jadi mantap.
OK jadi - saya daftar deh !

Oh, Dr. H. Chudahman Manan SpPD KGEH sedang Umroh, kata perawat,
Rabu pulang-nya tapi Kamis sudah melakukan endoskopi lagi.
Iya dah Kamis saya kesini.

Kamis sore saya mempersiapkan diri dengan seksama, termasuk mandi
super bersih sampai2 cuci rambut segala, pikir saya antisipasi kalau2
ada sesuatu sampai mesti nginap di RS maka kepala saya nggak gatal.

Jam 18.25 sudah lapor dan menunggu, istri saya sempat heran koq
saya nggak senewen, saya bilang kayaknya sih ini hasil latihan meditasi,
yang walaupun bolong-bolong nggak rutin tapi ada hasilnya juga rupanya.

Jam 19.00 masuk ke ruang tindakan, bertemu dengan Dr. Chudahman,
dokter yang tinggi besar, ramah dan ceria ini menanyakan keluhan saya
selama ini, dan akhirnya bilang ini kayaknya sih GERD.
GastroEsophageal Reflux Disease terjadi karena asam lambung masuk
ke esophagus, normal seharusnya flow makanan setelah ditelan -
melewati pipa esophagus, diujung hilir pipa esophagus ada cincin yang
bisa membuka/menutup.
Saat makanan ditelan dia membuka, makanan jatuh ke  lambung,
setelah itu menutup lagi agar tidak terjadi reflux/balik ke esophagus.
Kalau terjadi masalah pada cincin itu, asam lambung bisa menerobos
balik masuk ke esophagus.
Asam itu membuat luka pada dinding esophagus, sehingga timbul rasa
nyeri, sampai bisa pula memicu terjadinya kanker.

Suster kemudian mempersilahkan naik ke bed, setelah tiduran ujung jari
dipasang alat monitor denyut jantung, hidung dimasukkan selang Oksigen.
Buka mulut dan disemprot cairan anestesi yang terasa pahit agak pedas,
dan sebuah alat model dot bayi tanpa karet dotnya disumpal dimulut.
Tengah2 alat itu berlubang untuk jalan masuk selang nantinya.
Dipasang jarum ditangan kanan untuk memasukkan obat suntik, dan
diminta miring kekiri, ambil posisi tidur yang enak kata si suster.

Saya masih sempat mendengar istri saya dengan Dr.Chudahman masih
berbincang soal GERD, yang sering2 terjadi karena kebiasaan orang
setelah makan langsung tiduran, seharusnya 3 - 4 jam baru boleh begitu
agar tidak terjadi reflux asam lambung.

Suster kemudian menyuntikkan obat via jarum ke pembuluh darah di
tangan kanan saya itu - terasa agak panas disitu, terus -------------------------
mendadak terasa istri saya membangunkan saya :

Pap, bangun pap !,  udah selesai nih!.
Hah, udah selesai ?
Iya - udah setengah jam yang lalu ! Dikerjakannya tadi paling 3 menit saja,
ini kita sudah ada diruang observasi.
Hah, bener ? Oooh saya tadi langsung amblas rupanya !.

Tidak lama Dr. Chudahman datang dan menyerahkan laporan endoskopi
yang sudah diketik rapih berikut 4 buah foto bagian dalam lambung saya.
Ternyata memang ada sedikit peradangan dan lecet, tapi beliau bilang
tidak mengkhawatirkan dan tidak perlu tindakan lebih lanjut, hanya minum
obat2an dan menjaga makanan/minuman.
Whoaaa legaaaa, plong banget !.

Diperjalanan pulang, istri saya bilang lagi :
Pap, tadi kamu tidur enak banget tuh, sampe pake ngigo segala lagi.
Oh ya ?
Iya !, ngigonya nyebut Tekor - Tekor !
Haaah yang bener ??
Iya lah, kenceng2 lagi nyebutnya, suster-suster sampe pada ketawa !!

Astaga - untung aja nggak ada cewek cakep yang bernama Miss Tekor,
bisa-bisa pecah perang dunia dirumah !.


Catatan :
GERD ternyata bisa memicu berbagai penyakit sampai Asthma, Sinusitis dll,
silahkan membuka :
http://digestive.niddk.nih.gov/ddiseases/pubs/gerd/
http://www.medicinenet.com/gastroesophageal_reflux_disease_gerd/article.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Gastroesophageal_reflux_disease
http://jdokter.com/index.php?option=com_content&task=view&id=203&Itemid=2


45 comments:

  1. woh... sering kena sakit maag nggak bisa dianggap sepele rupanya ya...
    TFS ya dok,
    saya jg sering kumat maag, apalagi kalo kebanyakan makan kari kambing :P

    ReplyDelete
  2. jadi keinget si Lidia Tanod, baru2 ini dia kena serangan maag spt begini, Dok

    ReplyDelete
  3. Puji tuhan hasilnya endoscpynya baik , pak Sindhi.
    Tetap sehat dan jalan jalan. Dan tetap bagi bagi ceritra

    ReplyDelete
  4. makasih sdh berbagi cerita dok, jadi ngerti sekarang maksud dari miss tekor... :D

    ReplyDelete
  5. Rx Thiamini hcl 25mg, pyridoxin hcl 25mg, cyanocobalamin 25mcg, @tocopherol 10mg, bcomp tab4, sl qs. mfpulv dtd da in cap. ds tdd1
    Pro ts Sindhiarta
    Semoga lekas sembuh.

    ReplyDelete
  6. ya pak..
    untung ngak kesebut nama yang lain
    jangan-jangan bisa diinterogasi sampai di rumah

    ReplyDelete
  7. Iya jangan sepelekankalau terus2an ada keluhan,
    harusnya disiplin jaga pola makan/minum.
    Kalau terasa sangat mengganggu, hati2 dg keganasan,
    dan mestinya sih dipastikan dg endoskopi.

    ReplyDelete
  8. he3- tukang makan enak memang juga suka kena karena
    apa juga ditabrak.

    ReplyDelete
  9. thanks Tiur, saya jadi kurus nih, banyak makanan
    dan minuman kesukaan yang disetip dari daftar.

    ReplyDelete
  10. pak Dr. Sudradjat, makasih tips nya - akan saya perhatikan,
    ntar malam ketemu lagi yah di Downtown Walk nya SMS -
    acara line dance sudah ada lagi tuh disana, musiknya
    dimainkan oleh Abadi Soesman+Kiboud Maulana dkk.

    ReplyDelete
  11. ur welcome,
    padahal saya nggak biasa ngigo lho, he3.

    ReplyDelete
  12. he3- entah kenapa keluar kata itu yah,
    ada ahli analisa igau-an nggak yah ?

    ReplyDelete
  13. hahaha tekortekor.. kog bisa ngigonya tekor sih pak.. ga kerasa endoskopinya nih ya.. dibius gitu..
    thank infonya ya.. jadi kalu abis makan tak boleh langsung tidur..
    ku juga baru tahu kalu gerd itu nama keren penyakit lambung..
    emang papaya ga boleh ya kalu maag.. :D
    sehat2 selalu ya pakdokter.. jaga makan dong.. juga olahraga..
    (wah kog ngomelin dokter sih ya..)

    ReplyDelete
  14. Saya juga pernah Dok, dan waktu itu belum ada endoskopi tetapi diphoto maag dengan naik alat seperti astronout dengan diminumi cairan penjelas, ternyata ada luka di maag. Kalau kumat berdiri , duduk , nungging semua salah. satu lagi jangan pernah minum coca cola. Selamat deh Dok, sdh tahu culprit nya apa.

    ReplyDelete
  15. Wah pak dokter juga manusia ternyatahhh

    ReplyDelete
  16. memang susternya bilang prosedur disitu pake disuntik
    metazolam+pethidin, saya sih nggak minta tapi manut aja
    abis udah pasrah, daripada mundur maju lagi he3.
    tapi nggak nyangka langsung "tewas" gitu.

    buku Dr. Handrawan bagus, disana bilang pepaya juga tidak
    boleh utk sakit Maag, aneh juga yah - tapi beliau tentu tidak
    sembarangan nulis.

    olahraga - nah ini juga penyakit orang bandel, olahraga saya
    juga angin2an, he3 - thanks ya

    ReplyDelete
  17. oh ya, jaman dulu memang di rontgen kayak gitu,
    sekarang lebih suka endoskopi karena langsung dilihat.
    iya pak Gun, coca cola kesukaan saya, itu dia suka nyolong2
    minum walau tahu abis minum perut suka sakit.
    thanks, memang betul jadi nggak kepikiran lagi dah.

    ReplyDelete
  18. Suami saya pernah juga di endoskopi, maagnya jg dulu parah, tp skrg udah sembuh. Thanks for share, jadi kopdar bisa jalan terus ya..

    ReplyDelete
  19. kelihatannya memang banyak yang sudah di endoskopi,
    teman2 dokter juga banyak, waktu saya di endoskopi itu
    nggak sendirian, ada tiga orang lagi setelah saya -
    artinya memang kita mesti hati2 dengan pola makan minum
    yang suka2 bikin kita jadi susah gini he3.
    kopdar ? - iya lah, kapan yah pak Bondan bikin acara lagi ?

    ReplyDelete
  20. semoga lekas pulih seperti biasa ya pak Sindhi !1

    ReplyDelete
  21. thanks, lagi ngatur pola makan nih.
    susah tapi harus tentunya.

    ReplyDelete
  22. Tidak heran kan kalo dia teriak: "Tekor! Tekor!" Soalnya dia selalu khawatir terus. Kan GERD penyebabnya al juga pikiran yang kagak tenang?
    Kalo saya sih "santai sampai selesai" terus. Jadi no problem.

    ReplyDelete
  23. persis !
    sama abah mah nggak bisa bo-ong dah , he3.
    maka itulah saya coba dengan meditasi, sayangnya
    orang bandel kayak saya ini bolos mulu latihannya.

    ReplyDelete
  24. Sukurlah nggak pa pa, untunglah nggak korek korek istri abisan endo..he..he.he.biasanya semua rahasia bisa bocor semua lho karena pengaruh obat penenangnya...hi..hi..hi...

    ReplyDelete
  25. thanks,
    sa-umur2 baru ini kena tembak obat itu
    sampai amblas gitu he3.

    ReplyDelete
  26. Dalam buku Dr. Handrawan Nadesul berjudul Resep Mudah Tetap Sehat,
    pada halaman 165 - 176 yang membahas mengenai penyakit Maag, terdapat
    aneka larangan, mencakup bukan saja makanan asam/pedas, roti dan mie,
    teh dan coklat, sampai pepaya juga (mengandung papaine-pelunak daging).

    jadi mo beli bukunya.. thank infonya ya pak..
    ku juga sakit lambung nih.. tapi kaget baca pepayanya.. itu kan sarapan saya tiap hari minum jus pepaya jeruk..

    ReplyDelete
  27. h..h...mimpi tekor tekor...apa pernah tekor nih...Untung gak kenapa2 yah Pak Sindhi...semoga Maag nya cepat sembuh deh.

    ReplyDelete
  28. teirma kasih pak Sindhi udah berbagi cerita yg bermanfaat. sy biasanya kl mag kambuh krn sentress, cuma minum air putih ngikutin pengobatan alm. dr. Batmanghelidj. logika sy, minum air dpt menyeimbangkan kadar asam dlm lambung. dan biasanya sembuh. tp dr pengalaman pak Sindhi, skt maag jgn dianggap sepele juga. terima kasih skl lg Pak sharingnya

    ReplyDelete
  29. Anestesinya umum ya.....sampe teler gitu, pak...hahaha..

    ReplyDelete
  30. saya ikut seneng Dok mendengar tidak ada masalah serius. teteup gumbira Dok biar lambungnya nyaman terus.

    ReplyDelete
  31. tekor ato dengkur doc. ha ha. ia doc apakah perlu diendoskopi juga kalo sering kena mag ? coz saya juga kadang2 lambung kembung akibat serangan mag, tp setelah minum obatnya ya lambungnya normal kembali. tq

    ReplyDelete
  32. wah, saya baru tau kalo pak Mulya adalah pasien sakit maag.
    Pernah dengan bakteri H.Pilory yang menyebabkan sakit Ulcer Lambung? obatnya adalah Fucoidan

    ReplyDelete
  33. soal pepaya memang setahu saya papain itu ada di daun nya,
    tapi tentunya Dr.Handrawan punya dasar bilang seperti itu,
    ada yang punya alamat emailnya ? kita tanyain langsung he3

    ReplyDelete
  34. iya saya tuh nggak minta, tapi juga nggak nolak-
    ketimbang sesenggukan ketelak selang masuk ke leher.

    ReplyDelete
  35. selain masalahnya ada didalam lambung,
    kita mesti waspadai soal GERD itu yang terjadi karena reflux
    asam lambung naik keatas - masuk ke esophagus,
    karena bukan apda tempatnya maka esophagusnya meradang dstnya
    dan menimbulkan aaneka keluhan yang kadang2 tidak terduga seperti
    serangan asthma dll.

    ReplyDelete
  36. makasih Capt, masa sih anggota JS nggak mau makan enak he3

    ReplyDelete
  37. nggak usah tentunya,
    kalau berkepanjangan dan makin berat maka perlu
    dipikirkan melihat langsung bagian dalam lambung itu.

    ReplyDelete
  38. pak Umbas,
    betul - ditengarai Helicobacter pylori bisa membuat sakit maag
    nggak baik2, saya sempat nanya ke RS Siloam tentang pemeriksaan laboratoriumnya, disana ada dan hasilnya jadi tiga hari setelah ambil
    sample darah, biayanya 250 rb.
    dicurigai pula kuman ini yang memicu terjadinya kanker lambung.
    kemarin memang pilihan saya dua itu apakah periksa lab dulu
    atau endoskopi dulu, akhirnya endoskopi dah biar terang benderang.
    Fucoidan ? - thanks infonya.

    ReplyDelete
  39. cepat smbuh ya dok! saya mau tanya istri saya sakit batuk dan gatal di tenggorokannya, selama 3 bl dan sudah berobat kemana-mana, dan akhirnya periksa ke rs mayapada dan ketemu doker Ong dan dia memvonis sakit maag dan harus menjalani pengobatan plg cpt 2 bl dan plg lama 6 bln bener ga ya?

    ReplyDelete
  40. nah itu dia- mungkin diduga GERD setelah dicari
    oleh Dr.Ong yg ahli THT itu tidak ada kelainan di
    bidangnya.

    ReplyDelete
  41. cek juga ke http://www.asamlambung.com
    soal GERD komplet di situ dan bisa konsultasi online dok.

    ReplyDelete
  42. Seru nih ceritanya, semoga cepat sembuh:)

    ReplyDelete
  43. thanks,
    sejak kemarin rasanya udah sembuh he3,
    memang makan diatur lumayan ketat nih.

    ReplyDelete