Wednesday, July 27, 2005

Sumur Jolotundo - Dieng


perhatikan air di pojok kanan - diantara rontokan dedaunan diatas air - ada batang kecil warna putih - itulah jenasah orang Perancis, dalam posisi telungkup, kepalanya agak masuk kedalam air, jadi yang kelihatan adalah punggung, bokong dan pahanya.

Sumur Jolotundo - Dieng Jawa Tengah.

Desember 1974 :

Saat berada di dataran tinggi Dieng, setelah mengunjungi
banyak tempat eksotis seperti Kawah Sileri - Gua Semar -
Telaga Pengilon - Kawah Sikidang - sopir yang membawa
kami memberhentikan kendaraan dikaki sebuah bukit.
Rupanya guide lokal yang menyuruhnya berhenti -
ayo kita turun lihat Sumur Jolotundo, katanya.
Dia bercerita bahwa Sumur Jolotundo ini adalah tempat
pertapaan Nagagini.

Kami lalu mendaki bukit yang tidak terlalu tinggi, dan saat
mencapai puncak bukit - ternyata hanya ada tanah selebar
sekitar dua meter saja lalu sudah ada pinggiran dari sebuah
kawah mati yang dalam sekali.
Kawah itu memang mirip sekali sumur raksasa, diameternya
cukup jauh, dan airnya yang kehijauan tampak jauh dibawah.

Kami tentu sangat hati2 - tidak berani terlalu dekat dengan
pinggiran lubang yang dindingnya nyaris tegak lurus itu.

Lalu si guide menunjuk kearah air dibawah - lihat itu jenazah
orang Perancis yang terjatuh dua bulan yang lalu. Haaah !!??

Rupanya orang malang itu mencoba melempar batu ke
seberang kawah - dia tidak hati-hati dan terpeleset masuk
kedalam sumur .

Lho, kenapa engga diangkat ?
Mana bisa pak - dalam sekali, tidak ada alat yang memadai.

Abis gimana ?
Yah sering kayak gini pak, tiap tahun pasti minta korban,
malah sesekali anak penggembala yang jatuh.
Biasanya dibiarin aja karena nanti juga akan hancur sendiri
dan menghilang tenggelam kedalam air.

Jenasah pria Perancis itu, dalam posisi tertelungkup, pakai jeans,
kepalanya agak masuk kedalam air sehingga yang tampak jelas
adalah punggung dan bokong sampai pahanya..
Walau agak tertutup rontokan dedaunan - tetap cukup jelas.



2 comments:

  1. lain pak sindhi, jolotundo kami ini di jawa timur, daerah trawas gitu. cuma pancuran kecil, bukan macam kawah gini.
    untung mayatnya gak keliatan :-)

    ReplyDelete
  2. Wah gila bener, 2 bulan nggak diangkat mayatnya..udah membusuk dunks yah

    ReplyDelete