Wednesday, September 9, 2009

Writing event di Multiply dengan tema Traveling With Family.

Man-temans,

Kemarin saya habis ngintip :
http://srisariningdiyah.multiply.com/journal/item/578

Rupanya pemilik blog di Multiply itu sedang mengadakan
writing event dengan tema Traveling With Family, jadi diadakan
semacam lomba menulis bertema Jalan-jalan bareng keluarga.
Ini bukan saja kegiatan yang menarik sekali tapi juga bermanfaat
karena mengenalkan potensi pariwisata Indonesia.

Ternyata sudah sampai taraf final, ada 18 finalis dan ternyata
di nomer 8 ada : http://ibujempol.multiply.com/journal/item/201

Ibu Jempol alias Julia Guerre ( Jempol itu pelesetan dari Jean Paul-
nama suami Julia) adalah Mper yang bermukim di Toulouse France.
Julia menulis perjalanan backpacker nya bersama dua putri
ciliknya ke Bukittinggi.
Ceritanya menarik sekali karena kedua putrinya yang terbiasa
dengan kehidupan di Perancis sana, dalam perjalanan itu sampai
dibawa masuk kampung menginap dirumah penduduk untuk tidur
dengan hanya beralas tikar yang digelar diruang tamu,
ini kutipan dari tulisannya :
Sejelek apapun kemungkinan yang kami hadapi, akan kami nikmati.
Kami bukan hanya sedang berlibur ke tempat baru, tapi kami juga
sedang belajar kehidupan.
Aku sedang mengajarkan sisi lain kehidupan yang tidak pernah
dialami kedua putriku.
Suatu pengalaman langka yang akan memperkaya bathin mereka.

Nah gitu sebagian tulisan bu Jempol, ayo simak ceritanya yang asyik,
dan vote dia agar bisa memenangkan lomba yang sedang seru2nya itu.


Wednesday, August 12, 2009

Jokes : What's a Willie ?



At the National Art Gallery in Dublin, a husband and wife were staring at a portrait
that had them completely confused.

The painting depicted three black men totally naked sitting on a park bench. 
Two of the figures had black willies, but the one in the middle had a pink Willie.

The curator of the gallery realized that they were having trouble interpreting the painting
and offered his assessment.
He went on for over half an hour explaining how it depicted the sexual emasculation of
black men in a predominately white, patriarchal society.
"In fact," he pointed out, "some serious critics believe that the pink Willie also reflects the
cultural and sociological oppression experienced by gay men in contemporary society."

After the curator left, an Irishman, approached the couple and said,
Would you like to know what the painting is really about?"

"Now why would you claim to be more of an expert than the curator of the gallery?
asked the couple.

"Because I'm the guy who painted it", he replied.
"In fact, there are no black men depicted at all. They're just three Irish coal miners... 
The guy in the middle went home for lunch."  


Friday, August 7, 2009

Foto2 hasil jepretan pak Ben dan pak Hendro di Nepal.




Pak Ben dan pak Hendro yang peminat fotografi, selalu nenteng kameranya yang gagah2, ini beberapa hasil jepretannya.

Saturday, August 1, 2009

Dari Suzanna ke Bebek Boenda.




Sabtu siang ini, berdua dg istri meluncur ke BSD, tujuannya ke
Ruko Golden Boulevard BSD karena dulu pernah lihat ada sebuah
ruko besar yang spesial jual perlengkapan bayi/anak.
Ternyata urusan mencari kado di Suzanna itu mudah sekali karena
tokonya bukan saja lebar sekali juga sampai dua lantai, kayaknya
segala macam perlengkapan bayi/anak ada disitu.

Selesai beli kado, kini waktunya cari makan - awalnya bingung juga
karena rasanya seantero BSD udah pernah diubek, sambil mikir -
sambil meluncur-lah ke Rawabuntu, mengarah ke Pecel Madiun.

Tidak jauh sebelum sampai disana, dikiri jalan ada pompa bensin dan
diseberangnya/sederet dengan Pecel Madiun itu ada rumah makan
dan terbaca : Aneka Menu Bebek - Gratis Aneka Sambal.
Nah boleh juga nih, sudah lama nggak nemu masakan bebek goreng
yang cocok, maka nyebrang - mampirlah ke RM Bebek Boenda itu.

Didalam rumah makan dengan kapasitas sekitar 30-an kursi itu, kami
pesan bebek goreng cabe ijo, sop iga, sayur asem dan terong balado,
sayang sekali Gulai Kepala Kakap-nya habis, padahal istri saya sudah
ancang-ancang mau nyobain masakan favoritnya itu.

Awalnya terjadi "kecelakaan", pesanan bebek goreng yang diminta di
pisah cabe ijonya, datang sudah berlumuran cabe ijo, terpaksa dengan
hati2 dicongkeli sampai bersih.
Ternyata bebek goreng yang sempat membuat perut saya kebakaran itu,
begitu crispy, sama sekali tidak anyir seperti yang dikhawatirkan dan
gurih sekali - istri saya makin semangat karena sambal mangga yang
menyusul disajikan ternyata enak sekali kayak asinan katanya.

Nasi uduknya juga bener2 terasa nasi uduk - wangi dan berasa, begitu
pula sayur asemnya - dipuji istri saya karena enak sekali.
Sop iganya gurih, dagingnya lembut, pas tidak sampai hancur.

Istri saya senang sekali karena nemu tempat makan bebek yang cocok,
dia sudah ngincer untuk kesempatan berikut : Bebek Bakar Madu !

Catatan :
Rumah Makan Bebek Boenda.
Jln. Raya Ciater Barat BSD Tangerang
( sebrang Pom Bensin Golden Vienna 2 )
Telpon: 0888-9657618.

Suzanna - Pusat Perlengkapan Bayi & Anak
Ruko Golden Boulevard BSD.
Telp: 021- 53161301


Friday, July 31, 2009

Info - untuk teman2 baru di Multiply/FB.


Untuk Teman2 Baru Multiply/FB, beberapa tulisan perjalanan dibawah ini
pernah dimuat di majalah Intisari tahun 2006-2007-2008 :

Santorini : Puisi Alam nan Romantis
http://smulya.multiply.com/photos/album/156

Dubrovnik - Mutiara Cantik Ditepi Adriatic
http://smulya.multiply.com/photos/album/192

Sarajevo – Kota yang dalam seabad tiga kali memukau dunia.
http://smulya.multiply.com/photos/album/277

Tulisan perjalanan dibawah ini, versi singkatnya pernah dimuat
di majalah Reader Digest Indonesia :

Taj Mahal - Garden of Paradise yang tercipta di Bumi karena Cinta
http://smulya.multiply.com/photos/album/166

Neraka Biru dan Neraka Merah di Beppu-Kyushu
http://smulya.multiply.com/photos/album/229/

Sunday, July 26, 2009

Naturally Nepal - Once is not Enough.




Motto Nepal Tourism Year 2011 : Naturally Nepal - Once Is Not Enough.
Foto perjalanan di Nepal : 20 - 25 Juli 2009.
Kathmandu - Pokhara - Nagarkot - Bhaktapur - Patan.

Saturday, July 11, 2009

Jokes - Warm Pancakes.


Brenda and Steve took their six-year-old son to the doctor.

With some hesitation, they explained that although their little angel
appeared to be in good health,
they were concerned about his rather small penis.

After examining the child, the doctor confidently declared,
'Just feed him pancakes. That should solve the problem.'

The next morning when the boy arrived at breakfast,
there was a big stack of warm pancakes in the middle of the table.

'Gee, Mom,' he said. 'For me?'

'Just take two,' Brenda replied.   'The rest are for your father.'